• Jalan Raya Tangkuban Parahu No. 517
  • (022) 2786245
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
88 dilihat       19 Maret 2025

Temu Lapang Petani Bawang: Tingkatkan Produktivitas Varietas Unggul Bawang Bombai dan Bawang Merah

Lembang - Temu Lapang Petani Bawang yang bertema "Pengembangan Teknologi Budidaya Alliums" dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Maret 2025. Acara ini diadakan secara hybrid, dengan peserta yang hadir secara offline di Aula Kencana BPSI Tanaman Sayuran, serta disiarkan secara langsung melalui Zoom dan YouTube Live. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPSI Tanaman Sayuran, bekerja sama dengan OnionNZ, dan didukung oleh berbagai pihak seperti Corteva, NPG, Agrosid, Panah Merah, BRIN, dan Bioark. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi dalam budidaya bawang bombai dan bawang merah, serta memberikan wawasan praktis kepada petani untuk mengoptimalkan hasil pertanian mereka.
Acara ini juga meliputi kunjungan lapang ke lahan pertanaman bawang bombai dan bawang merah, di mana peserta dapat melihat langsung penerapan teknologi dalam budidaya kedua jenis bawang tersebut.
Acara dimulai dengan sambutan dari Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.T.P., M.P., Kepala BPSI Tanaman Sayuran, yang menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya bawang bombai dan bawang merah. Noor Roufiq juga menyampaikan bahwa dalam acara ini, peserta akan diperkenalkan dengan dua varietas bawang bombai dari Agrosid dan Panah Merah, empat varietas bawang bombai dari BPSI Sayuran, Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pengetahuan tentang berbagai varietas bawang merah yang ada di BPSI Sayuran.
"Melalui pengenalan berbagai varietas bawang bombai ini, kami berharap petani semakin mengenal potensi bawang bombai sebagai komoditas unggulan yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan mereka," ujarnya. Noor Roufiq juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini, yang telah memberikan dukungan penuh dalam kelancaran acara serta keberhasilan dalam pengenalan teknologi terbaru kepada petani.
Rima Setiani, S.P., M.M., Ketua Kelompok Pengelolaan Hasil Standardisasi Instrumen Hortikultura, yang mewakili Kepala PSI Hortikultura, juga menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini. Rima menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengatasi tantangan dalam budidaya bawang bombai di Indonesia.
"Pengembangan bawang bombai ini sangat relevan untuk menyelesaikan permasalahan di Indonesia, seperti kekurangan pasokan dan tingginya harga bawang bombai. Dengan adanya pengenalan varietas unggul ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas serta keberlanjutan produksi bawang bombai di tanah air," ujar Rima.
Rima juga menyoroti pentingnya pengenalan varietas bawang merah yang dimiliki oleh BPSI Sayuran. "Kami berharap, kegiatan ini dapat diimplementasikan di lapangan, dan nantinya akan diikuti dengan pembahasan tentang topik hortikultura lainnya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petani dalam mengelola pertanian mereka," tambahnya.
Para ahli yang hadir dalam acara ini memberikan wawasan mendalam mengenai berbagai aspek penting dalam budidaya bawang bombai dan bawang merah. Di antaranya adalah:
1. Dr. Eti Heni Krestini, S.P., M.P. – Pakar dalam Introduksi Budidaya Bawang Bombai di Indonesia.
2. Deni Fatahudin, S.P. – Corteva Agriscience, yang membahas tentang Strategi Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Alliums.
3. Wahyu Hidayat, S.P., M.Si. – PT. Nusa Palapa Gemilang, Tbk., yang memberikan materi mengenai Optimasi Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Alliums.
Acara dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke lahan pertanaman bawang bombai dan bawang merah, di mana peserta dapat melihat secara langsung penerapan teknologi budidaya dan pengelolaan tanaman yang telah dipelajari dalam sesi sebelumnya. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dengan petani dan ahli mengenai tantangan serta solusi dalam budidaya bawang.
Beberapa petani yang hadir dalam acara ini juga berbagi pengalaman mereka. Gunawan Ashari, petani dari Pasir Angling, Lembang, mengungkapkan rasa antusiasnya. "Secara pribadi, saya memiliki banyak kendala dalam budidaya bawang merah. Dengan adanya pertemuan petani bawang merah ini, saya sangat antusias karena pertemuan ini langsung membuka wawasan saya tentang bawang. Saya baru tahu bahwa banyak varietas bawang merah dan bawang bombai yang ternyata bisa dikembangkan di daerah Lembang, yang terbukti dengan adanya kebun demplot ini," ujar Gunawan.
Ade Suryana, petani dari Bayongbong, Garut, juga menyampaikan kesan positifnya setelah mengikuti acara ini. "Saya mencari pengalaman yang dapat diterapkan di sini, dan saya melihat banyak varietas bawang merah yang bagus, termasuk bawang bombai. Saya tertarik dengan bawang merah varietas Ambassador 6, karena warnanya merah mengkilap sempurna, beranak lebih banyak, bentuknya bagus, dan tidak ada yang gepeng," kata Ade.
Kegiatan ini diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta, yang didominasi oleh petani dan praktisi pertanian. Selain mendapatkan sertifikat keikutsertaan, peserta juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dalam mengelola pertanian mereka.
Sebagai penutup, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya bawang bombai dan bawang merah. Diharapkan juga bahwa kegiatan ini dapat berlanjut dengan pembahasan lebih lanjut mengenai berbagai topik dalam bidang hortikultura, sehingga petani dapat terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan.
Prev Next

- Dinda


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sayuran Matangkan Perencanaan TA 2026 melalui Seminar Proposal Teknis dan Manajemen
    13 Feb 2026 - By Humas BRMP Sayuran
  • Thumb
    Selamat dan Sukses atas pelantikan Hadis Jayanti, S.P., M.P., Ph.D. sebagai Kepala BRMP Sayuran
    13 Feb 2026 - By Humas BRMP Sayuran
  • Thumb
    BRMP Sayuran Dorong Swasembada Benih, Gelar Bimtek Budidaya dan Perbenihan Bawang di Lembang
    11 Feb 2026 - By Humas BRMP Sayuran
  • Thumb
    Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) meraih Peringkat II Transaksi KKP
    11 Feb 2026 - By BRMP Tanaman Sayuran
  • Thumb
    BRMP Sayuran Gelar Pelepasan Kepala Balai dan Ketua DWP, Apresiasi Empat Tahun Pengabdian
    11 Feb 2026 - By BRMP Tanaman Sayuran

tags

Perakitan Modernisasi

Kontak

(022) 2786245
(022) 2788228
[email protected]

Jalan Tangkuban Parahu No. 517 Cikole, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat 40391

website: sayuran.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran. All Right Reserved